Memahami Permainan Mahjong Secara Sederhana

Memahami Permainan Mahjong Secara Sederhana

Cart 88,878 sales
RESMI
Memahami Permainan Mahjong Secara Sederhana

Memahami Permainan Mahjong Secara Sederhana

Mahjong sering terlihat rumit karena banyak simbol dan istilah asing, padahal intinya sederhana: Anda menyusun kombinasi ubin (tile) sampai menjadi tangan yang “jadi”. Permainan ini terkenal di Asia, dimainkan 4 orang, dan mengandalkan campuran strategi, membaca situasi, serta sedikit keberuntungan. Jika Anda baru mulai, fokuslah pada alur permainannya dulu, bukan menghafal semuanya sekaligus.

Mahjong Itu Apa, Sebenarnya?

Mahjong adalah permainan ubin yang dimainkan bergiliran. Setiap pemain berusaha membentuk susunan ubin tertentu dari ubin yang ia pegang. Susunan tersebut biasanya terdiri dari beberapa grup (set) dan sepasang ubin kembar (pair). Saat susunan tangan memenuhi aturan “jadi”, pemain dapat menyatakan menang (mahjong) sesuai variasi aturan yang dipakai.

Mengenal Ubin: Cara Baca yang Paling Mudah

Anggap ubin mahjong seperti kartu dengan kategori. Umumnya ada tiga “angka” (suits): Bambu, Lingkaran (Dots), dan Karakter (Wan). Masing-masing bernomor 1 sampai 9. Selain itu ada ubin kehormatan (honors), yaitu Angin (Timur, Selatan, Barat, Utara) dan Naga (Merah, Hijau, Putih). Untuk pemula, trik sederhana: pelajari tiga suits angka dulu, lalu tambahkan honors belakangan.

Skema “3 Kotak + 1 Kunci”: Cara Ingat Bentuk Tangan

Alih-alih menghafal istilah, pakai skema tidak biasa ini: bayangkan tangan Anda sebagai “3 kotak + 1 kunci”. Tiga kotak adalah tiga set utama yang paling sering Anda bangun, sedangkan “kunci” adalah pasangan (dua ubin sama). Set bisa berbentuk urutan tiga angka berdekatan (misal 3-4-5 bambu) atau tiga ubin sama (misal tiga 7 dots). Dengan skema ini, Anda fokus pada pola: susun tiga set yang rapi, lalu cari satu pasangan sebagai pengunci.

Alur Permainan: Ambil, Buang, Susun

Setiap giliran, pemain mengambil satu ubin (dari tumpukan atau dari buangan lawan, tergantung aturan), lalu membuang satu ubin yang tidak dibutuhkan. Siklusnya berulang: ambil satu, cek apakah ada set yang makin terbentuk, buang satu yang mengganggu. Kunci pemahaman mahjong ada pada ritme ini—jangan terjebak ingin langsung menang, cukup buat keputusan kecil yang membuat tangan Anda lebih rapi.

Panggilan (Call): Kapan Boleh Mengambil Ubin Buangan?

Di banyak variasi mahjong, Anda boleh “memanggil” ubin buangan untuk melengkapi set tertentu. Namun, memanggil biasanya membuat set Anda terbuka sehingga informasi strategi Anda terlihat lawan. Untuk pemula, gunakan aturan praktis: panggil hanya jika benar-benar mempercepat tangan Anda menjadi hampir selesai, atau jika Anda yakin ubin itu sulit didapat dari tumpukan.

Strategi Pemula: Rapikan Tangan Sebelum Mengejar Poin

Mahjong kompetitif sering memakai sistem poin (fan/han), tetapi tahap awal sebaiknya fokus pada konsistensi. Pilih satu suits dominan yang paling banyak Anda pegang, lalu kurangi ubin campuran yang “nyasar”. Simpan ubin yang punya peluang jadi urutan (misalnya 4-5 bambu lebih fleksibel daripada 1-2 atau 8-9). Bila Anda memegang banyak honors yang tidak berpasangan, pertimbangkan membuangnya lebih cepat karena lebih sulit dibentuk menjadi urutan.

Membaca Meja: Gunakan “Jejak Buangan”

Ubin yang dibuang pemain lain adalah petunjuk penting. Jika banyak pemain membuang satu jenis suits, bisa jadi suits itu kurang dibutuhkan atau sudah “penuh” di tangan mereka. Sebaliknya, jika ubin tertentu tidak pernah terlihat, mungkin banyak yang menyimpannya. Cara sederhana: perhatikan tiga ubin terakhir yang dibuang setiap pemain—dari sana Anda bisa menebak arah permainan tanpa harus menjadi ahli.

Kesalahan Umum yang Membuat Mahjong Terasa Sulit

Kesalahan pertama adalah menyimpan terlalu banyak tipe ubin sekaligus: tangan menjadi “berantakan” dan sulit berkembang. Kesalahan kedua adalah terlalu cepat memanggil ubin buangan hingga tangan terbuka, lalu Anda kehilangan fleksibilitas. Kesalahan ketiga: menunggu satu ubin yang sangat spesifik padahal Anda bisa memilih bentuk tunggu (waiting) yang lebih lebar, misalnya menunggu dua kemungkinan angka untuk menyelesaikan urutan.

Latihan Paling Efektif: Simulasi 10 Menit

Untuk cepat paham, lakukan latihan singkat: ambil 13 ubin acak (atau gunakan aplikasi), lalu targetkan membuat “3 kotak + 1 kunci”. Setiap satu menit, paksa diri Anda memilih satu ubin yang paling tidak berguna untuk dibuang. Setelah 10 menit, Anda akan mulai melihat pola: ubin mana yang mudah menjadi urutan, kapan pasangan muncul, dan mengapa tangan yang rapi lebih dekat ke kemenangan daripada tangan yang terlihat “kaya” tapi tidak terstruktur.